Twitter

Berharga kah Anda?

Berhargakah anda?

Suatu ketika seorang murid datang menjumpai gurunya dan bertanya, “Guru, saya tidak mengerti mengapa anda mesti berpakaian amat sangat sederhana. Bukankah di masa kini kita harus berpenampilan baik?”
Sang Guru tersenyum, lalu melepaskan cincinnya lalu berkata, “Muridku, akan aku jawab pertanyaanmu, tapi coba jual cincin ini dipasar sana seharga 1 keping emas.”
Melihat cincin Sang Guru yang kotor, pemuda tadi ragu. “1 keping emans? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu.”
“Coba dulu. Siapa tahu kamu berhasil,” kata sang Guru.
Pemuda itu pun berangkat menawarkan cincin itu kepada pedagang kain, sayur, penjual daging dan ikan, juga yang lainnya. Ternyata tak seorang pun mau membeli seharga 1 keping emas. Mereka menawar hanya satu keping perak. Pemuda itu pun kembali ke guru nya dan melapor, “Guru, tak ada yang berani membeli lebih dari satu keping perak.”
Sang Guru tersenyum arif dan berkata, “Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang sana. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja apa penilaian mereka.”
Pemuda itu pun bergegas ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali dengan raut wajah yang lain. Ia melapor, “Guru, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga 1.000 keping emas. Rupanya nilai cincin ini 1.000 x lebih tinggi daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar.”

Sang Guru tersenyum, “Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar yang menilai demikian. Namun tidak bagi pedagang emas. Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai oleh orang yang mampu melihat kedalaman jiwa. Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali yang disangka emas ternyata besi dan yang kita lihat sebagai besi ternyata emas.”

(Sharing dari Bapak Galatia Chandra)

Leave a Reply